<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910</id><updated>2011-11-05T02:41:54.551-07:00</updated><category term='Tulisan Tokoh'/><category term='Pendidikan Kejuruan'/><category term='e-learning'/><category term='Rekapitulasi Data Siswa'/><category term='Renungan'/><category term='Ujian Nasional'/><category term='Prakerin'/><title type='text'>Kangpram &amp; Atmosfirnya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-6672716111132675934</id><published>2011-09-24T10:58:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T11:37:36.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan Tokoh'/><title type='text'>Filosofy: kurikulum vs Nyantri</title><content type='html'>Oleh: Ono Purbo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Mari kita lanjutkan diskusi siklus pengetahuan ini dengan proses  belajar mengajar. Terus terang, saya melihat sistem yang di anut oleh  sistem pendidikan di Indonesia sangat baik untuk membentuk manusia yang  menurut pada guru-nya, pandai menghafal, pandai menyelesaikan soal,  pandai pada bidang-nya, dan mereka adalah pekerja yang baik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai seorang profesional, sistem pendidikan formal di  Indonesia tampaknya berhasil baik untuk menghasilkan seorang skilled  workers, ahli analisis, dan pekerja yang bertumpu pada sebuah standar  prosedur baku. Coba membebani lulusan ini untuk melakukan hal yang  diluar jalur, melakukan disain rancang bangun yang baru, berfikir  alternatif, kejelian melihat celah. Sangat sukar mengharapkan seorang  profesional hasil didikan Indonesia untuk berfikir diluar jalur standar.  Hanya segelintir lulusan yang mampu melakukan hal-hal diluar standar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mempersulit masalah sebagai seorang manusia, sistem  pendidikan di Indonesia tampaknya gagal untuk membentuk softskill yang  kukuh pada diri seseorang. Sistem pendidikan formal tampaknya gagal  membentuk softskill pada diri seseorang seperti pembentukan karakter,  kepemimpinan, leadership, attitude, kreatifitas, innovatif.  Biasanya  softskill ini terbentuk pada mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan  ekstrakurikuler dan aktifitas informal lainnya. Softskill ini sifatnya  how-to, learning by doing sehingga amat sangat sulit untuk diajarkan  secara teori di kelas. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertanyaan mendasarnya, mungkinkah kita menyatukan sistem  pendidikan formal dan informal menjadi sebuah sinergi dalam pembentukan  manusia seutuhnya? &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terus terang, pengalaman saya melakukan berdialog, berinteraksi, berdiskusi melalui banyak mailing list di &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Internet" title="Internet"&gt;Internet&lt;/a&gt;  dengan ratusan mungkin ribuan mahasiswa dan siswa dari berbagai pelosok  Indonesia, tampaknya pola nyantri (santri) seperti yang dilakukan di  pesantren atau perguruan silat jaman dahulu menjadi sebuah alternatif  yang menarik untuk pembentukan manusia secara utuh. Pembentukan manusia  yang di customize untuk setiap manusia, berbeda satu manusia dengan  manusia lainnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses yang dilakukan bukanlah teaching based, karena memang saya  bukan superman yang tahu segalanya. Proses pembentukan manusia  dilakukan secara learning based, saya dan para “santri” belajar bersama  diantara kami. Tidak ada yang lebih pandai, tidak ada yang lebih bodoh,  masing-masing manusia mempunyai kekuatannya masing-masing. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya pribadi selalu mendorong para “santri” ini untuk menjadi  produsen pengetahuan karena hanya dengan menjadi produsen pengetahuan,  seseorang akan menjadi konsumen pengetahuan yang baik, mampu menganalisa  dan mensintesa masalah. Tentunya proses pembentukan manusia belumlah  lengkap jika para “santri” ini tidak secara aktif masuk ke dalam siklus  pemurnian pengetahuan, menyebarkan pengetahuannya kepada masyarakat,  aktif berinteraksi dan menerima masukan / umpan balik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keaktifan seseorang dalam mempublikasi hasil produksi  pengetahuannya dan berinteraksi dengan masyarakat pada akhirnya akan  memperluas manfaat orang tersebut pada anggota masyarakat, komunitas dan  umat manusia lainnya. Akibatnya, pengakuan akan keahlian seseorang  akhirnya datang secara langsung dari masyarakat, bukan dari ijazah,  bukan dari sertifikat, bukan dari gelar yang di pegang oleh seseorang  tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknologi_informasi" title="Teknologi informasi"&gt;teknologi informasi&lt;/a&gt;,  proses pembentukan manusia melalui aktifitas dalam siklus pemurnian  pengetahuan menjadi sebuah hal yang sangat mudah, murah dan sangat  mungkin dilakukan di Indonesia. Secara praktis, alat bantu yang  digunakan adalah &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Komputer" title="Komputer"&gt;komputer&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Internet" title="Internet"&gt;Internet&lt;/a&gt;. Kita banyak bertumpu pada &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/E-mail" title="E-mail"&gt;e-mail&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Mailing_list" title="Mailing list"&gt;mailing list&lt;/a&gt; untuk melakukan transfer &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=Tacit_knowledge&amp;amp;action=edit" class="new" title="Tacit knowledge"&gt;tacit knowledge&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Web" title="Web"&gt;Web&lt;/a&gt; untuk melakukan transfer &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=Explisit_knowledge&amp;amp;action=edit" class="new" title="Explisit knowledge"&gt;explisit knowledge&lt;/a&gt;. Biaya yang dibutuhkan dapat ditekan beberapa ribu rupiah per bulan per orang dengan bantuan keberadaan warung Internet. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah mekanisme ini merupakan &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/E-learning" title="E-learning"&gt;e-learning&lt;/a&gt;? Entahlah, saya masih berfikir bahwa hal ini merupakan konsekuensi dari perubahan paradigma yang berbasis pada transformasi &lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknologi_informasi" title="Teknologi informasi"&gt;teknologi informasi&lt;/a&gt;. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya tidak akan memaksakan sistem pendidikan yang bernaung di  bawah DIKNAS untuk mengadopsi secara keseluruhan dan mempertentangkan  mekanisme yang cukup revolusioner ini. Saya masih berpegang pada  pendapat, &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;“Either lead or follow but please don’t block the road for those who would move forward”.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;S&lt;span style="font-size:85%;"&gt;umber: http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Filosofy:_Kurikulum_vs._Nyantri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-6672716111132675934?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/6672716111132675934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/09/filosofy-kurikulum-vs-nyantri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/6672716111132675934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/6672716111132675934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/09/filosofy-kurikulum-vs-nyantri.html' title='Filosofy: kurikulum vs Nyantri'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-9164703662793127513</id><published>2011-08-19T20:14:00.000-07:00</published><updated>2011-08-19T20:42:11.231-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Kejuruan'/><title type='text'>Pendidikan Kejuruan, Pilihan Tepat untuk Masa Depan Anda</title><content type='html'>&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Vocational Education, Right Choice for Your Future"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="By: Kevin Pederson"&gt;Oleh: Kevin Pederson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="Vocational Education and Training (VET) is also called Vocational training and Career and Technical Education (CTE))."&gt;Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (VET) disebut juga pelatihan Kejuruan dan Pendidikan Karir dan Teknis (CTE)). &lt;/span&gt;&lt;span title="It gets"&gt;Ia mendapat &lt;/span&gt;&lt;span title="learners ready for careers based on manual or practical activities, traditionally non-academic and those related to a specific trade,"&gt;siap  untuk karir berdasarkan kegiatan manual atau praktis, tradisional dan  non-akademis yang berhubungan dengan perdagangan tertentu peserta didik, &lt;/span&gt;&lt;span title="occupation or vocation; hence the term, in which the learner participates."&gt;pekerjaan atau panggilan; maka istilah, di mana pelajar berpartisipasi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="occupation or vocation; hence the term, in which the learner participates."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Oftentimes, it is called technical education, since the learner directly develops expertise in a particular group of techniques or"&gt;Sering  kali, hal itu disebut pendidikan teknis, karena pelajar langsung  mengembangkan keahlian dalam kelompok tertentu teknik atau&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="technology."&gt;teknologi. &lt;/span&gt;&lt;span title="Vocation and career are usually used interchangeably."&gt;Panggilan dan karir biasanya digunakan secara bergantian. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Vocational education may be compared to education in a"&gt;Pendidikan kejuruan dapat dibandingkan dengan pendidikan di &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="typically broader scientific field."&gt;biasanya lebih luas bidang ilmiah. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="This may focus on theory and abstract conceptual knowledge, characteristic or tertiary education."&gt;Hal ini dapat berfokus pada teori dan pengetahuan konseptual abstrak, karakteristik atau pendidikan tersier. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="This may focus on theory and abstract conceptual knowledge, characteristic or tertiary education."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="Vocational education is usually at the secondary or post-secondary level."&gt;Pendidikan kejuruan biasanya di tingkat sekunder atau pasca-sekolah menengah. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="It, normally, interacts with the apprenticeship system of"&gt;Ini, biasanya, berinteraksi dengan sistem magang &lt;/span&gt;&lt;span title="skills enhancement."&gt;peningkatan keterampilan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Till the end of the 20th century, vocational education concentrated on specific trades such as, for instance, an automobile mechanic"&gt;Sampai akhir abad ke-20, pendidikan kejuruan berkonsentrasi pada perdagangan tertentu seperti, misalnya, seorang montir mobil &lt;/span&gt;&lt;span title="or welder."&gt;atau tukang las. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Hence, it was related to the activities of lower social classes."&gt;Oleh karena itu, hal tersebut terkait dengan kegiatan kelas sosial yang lebih rendah. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="As a result, it was associated with a sort of stigma and"&gt;Akibatnya, itu terkait dengan semacam stigma dan &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="vocational education got linked to the traditional and conventional apprenticeship routine of learning."&gt;pendidikan kejuruan harus terkait dengan rutin magang tradisional dan konvensional belajar. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="But as the labor market got"&gt;Tapi sebagai pasar tenaga kerja punya &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="more focused and economies started to stipulate higher levels of skill, governments and businesses started increasingly investing in"&gt;lebih  terfokus dan ekonomi mulai menetapkan tingkat yang lebih tinggi  keterampilan, pemerintah dan bisnis mulai semakin berinvestasi di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="the future of vocational education."&gt;masa depan pendidikan kejuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="This is done through publicly funded training organizations and financially supported apprenticeship or trainee schemes for"&gt;Hal ini dilakukan melalui organisasi pelatihan yang didanai publik dan finansial didukung skema magang atau pelatihan untuk &lt;/span&gt;&lt;span title="businesses."&gt;bisnis. &lt;/span&gt;&lt;span title="At the post-secondary level vocational education is normally provided by institutes of technology, or by local community"&gt;Pada  tingkat pendidikan pasca sekolah menengah kejuruan biasanya disediakan  oleh lembaga teknologi, atau oleh masyarakat setempat &lt;/span&gt;&lt;span title="colleges."&gt;perguruan tinggi. &lt;/span&gt;&lt;span title="In the 20th century Vocational education got extremely diversified."&gt;Di abad 20 pendidikan kejuruan menjadi sangat beragam. &lt;/span&gt;&lt;span title="It now exists in industries such as retail, tourism,"&gt;Sekarang ada di industri seperti ritel, pariwisata, &lt;/span&gt;&lt;span title="information technology, funeral services and cosmetics, as well as in the traditional crafts and cottage industries."&gt;teknologi informasi, layanan pemakaman dan kosmetik, serta dalam kerajinan tradisional dan industri rumahan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="information technology, funeral services and cosmetics, as well as in the traditional crafts and cottage industries."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);" title="information technology, funeral services and cosmetics, as well as in the traditional crafts and cottage industries."&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="Online Education"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Pendidikan Online &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="There are several terms for online education."&gt;Ada beberapa istilah untuk pendidikan online. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="A few of them are: virtual education, online education, distance education, Internet"&gt;Beberapa dari mereka adalah: pendidikan virtual, pendidikan online, pendidikan jarak jauh, internet &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="education, web-based education, and education via computer-mediated communication."&gt;pendidikan, pendidikan berbasis web, dan pendidikan melalui komputer-mediated communication. &lt;/span&gt;&lt;span title="Essentially, online education is"&gt;Pada dasarnya, pendidikan online &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="characterized by:"&gt;dicirikan oleh: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="characterized by:"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="1."&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="The separation of teachers and learners that differentiates it from one on one education"&gt;Pemisahan guru dan siswa yang membedakan dari satu-satu pendidikan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="2."&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="The impact of an educational organization that differentiates it from self-study and private tutoring"&gt;Dampak dari sebuah organisasi pendidikan yang membedakan dari belajar sendiri dan les privat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="The impact of an educational organization that differentiates it from self-study and private tutoring"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="3."&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="The use of a computer networks to provide or dispense educational content"&gt;Penggunaan jaringan komputer untuk memberikan atau mengeluarkan konten pendidikan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="The use of a computer networks to provide or dispense educational content"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span title="4."&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="The offer of two-way communication through a computer network so that students may profit from communication with each"&gt;Tawaran dari dua arah komunikasi melalui jaringan komputer sehingga siswa dapat keuntungan dari komunikasi dengan masing-masing &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="other, teachers, and staff"&gt;lainnya, guru, dan staf &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="other, teachers, and staff"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="other, teachers, and staff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="E-learning"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;E-learning &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="E-learning is classified as interactive learning."&gt;E-learning diklasifikasikan sebagai pembelajaran interaktif. &lt;/span&gt;&lt;span title="In this type of learning the content is made available online and gives automatic"&gt;Dalam jenis ini belajar konten yang dibuat tersedia secara online dan otomatis memberikan &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="feedback to a students learning activities."&gt;umpan balik ke siswa kegiatan belajar. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Online communication with real people might or might not be included."&gt;Komunikasi online dengan orang yang nyata mungkin atau tidak mungkin disertakan. &lt;/span&gt;&lt;span title="However, the aim"&gt;Namun, tujuan &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="of e-learning is normally more on the learning content than on communication between tutors and students."&gt;e-learning biasanya lebih pada konten pembelajaran dari pada komunikasi antara tutor dan siswa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Keyword Articles: http://www.keywordarticles.org"&gt;Kata Kunci Artikel: http://www.keywordarticles.org&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Kevin Pederson has written many articles on a guide to making wise career choices."&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Kevin Pederson&lt;/span&gt; telah menulis banyak artikel tentang panduan untuk membuat pilihan karir yang bijaksana. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Vocational education also called technical"&gt;Pendidikan kejuruan juga disebut &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="education, since the learner directly develops expertise in a particular group of techniques or technology."&gt;pendidikan teknia, karena pelajar langsung mengembangkan keahlian dalam kelompok tertentu teknik atau teknologi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-9164703662793127513?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/9164703662793127513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/08/pendidikan-kejuruan-pilihan-tepat-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/9164703662793127513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/9164703662793127513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/08/pendidikan-kejuruan-pilihan-tepat-untuk.html' title='Pendidikan Kejuruan, Pilihan Tepat untuk Masa Depan Anda'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-7047187775560477456</id><published>2011-07-12T19:52:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T20:00:07.197-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ketika Kilatan Sinar itu muncul</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;JA&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;Menjadi pengurus komite di sekolah anak saya merupakan pengalaman baru dalam hidup saya. Kesempatan untuk mengamati menjadi terbuka lebar. Dunia SD, merupakan dunia yang menurut saya masih perlu banyak perhatian. Sumber daya manusia yang kurang, sarana yang terbatas, apresiasi orang tua/wali murid yang minim merupakan masalah klasik di sekolah tersebut. Meskipun demikian, guru-guru dalam melaksanakan tugasnya sangat bersungguh-sungguh. Membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran, meskipun saya tahu bahwa anak-anak di kelas bervariasi tingkah lakunya. Yang paling berkesan bagi saya adalah pengadministrasian perangkat pembelajaran mereka, sangat rapi. Pengarsipan portofolio setiap siswa rapi dan lengkap. Hal tersebut bermanfaat, saat ada wali murid yang protes tentang nilai anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dalam pengambilan raport kelas III, anak saya dinyatakan rangking 1. Saat diberitahu di rumah, tampak sekali kegembiraan di raut wajahnya. Sekilas ada &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;kilatan sinar&lt;/b&gt; pada bola matanya. Ah..gumanku..dimana ya pernah lihat kilatan seperti itu? &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Sepertinya pernah menemui hal seperti itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Selepas Isya..saya ingat tentang kilatan sinar di bola mata itu. Peristiwa itu terjadi saat saya memberitahu orangtua saat saya diterima di perguruan tinggi negeri dan diterima bekerja. Saya terkesiap saat melihat kedua bola mata sang ayah muncul &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;kilatan sinar&lt;/b&gt;. Tidak lama. Mungkin hanya 1 detik saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Peristiwa serupa  terjadi lagi di waktu lain. Bedanya ini adalah di malam hari. Hujan rintik-rintik &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;tampak seseorang berjualan kripik miler (kripik dari singkong yang diparut dan dibentuk bulat) menunggu calon pembeli. Wajahnya agak muram. Ditunggu sekian lama tak seorangpun menghampirinya. Kasihan juga..malam-malam begini dagangan masih banyak.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Saya dekati..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Berapa harga kripiknya pak?” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Dua ribu lima ratus satu kresek pak”, jawabnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Ambil darimana kripiknya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Bojonegoro pak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Hmm.....Bungkuskan sepuluh ya!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Se..se..puluh pak?” Tanyanya gagap&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“ Ya”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;Dengan cepat dia memasukkan kripik tersebut ke kresek yg lebih besar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;Uang Rp. 50.000 saya sodorkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“Gak ada kembalinya pak”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;Terdiam sejenak saya. Berarti sekian lama orang ini belum ada pembelinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“Ambil kembaliannya pak” segera kutinggalkan orang itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“Pak......,”! panggilnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;Spontan kutoleh ia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;“Trima kasih banyak”, ucapnya dengan santun dan senyumnya yang mengembang. Tampak selintas &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;kilatan sinar&lt;/b&gt; di matanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Di waktu lain, saya mengamati murid-murid mengerjakan soal ulangan harian. Saya amati satu per satu. Sengaja kubiarkan mereka berimprovisasi. Sebagian besar tampak gelisah, menggeliat, tolah-toleh. Hanya beberapa orang saja yang “khusyu” bekerja sendiri. Tahu tidak ada teguran, makin berani. Nyontek dan bekerja samalah mereka hingga waktu habis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Satu minggu kemudian, hasil ulangan dibagikan. Saya panggil satu per satu. Banyak siswa yang teridentifikasi menyontek mendapat nilai baik. Mereka tersenyum dengan bangganya. Kupandangi wajah mereka. Tak seorangpun memberikan &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;kilatan sinar&lt;/b&gt; di bola matanya. “Ahh”, desahku. Sebagian muridku rupanya belum menyadari tujuan dalam belajar. Seandainya mereka tahu bahwa salah satu tujuan belajar adalah tercapainya suatu kemandirian, tentunya mereka akan menjauhi perbuatan menyontek. Mereka hanya berpikir bahwa keberhasilan dinilai dari hasil akhir. Tidak peduli bagaimana prosesnya. Padahal pada hakikatnya proseslah yang seharusnya kita jadikan fokus. Proses yang baik meskipun belum tentu menjadi hasil yang baik, namun dengan perbaikan-perbaikan yang dilakukan, pasti akan mengarah pada hasil yang baik atau sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Pernah saya membaca dalam buku yang berjudul &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;mestakung&lt;/b&gt; karta Prof. Yohannes Surya Ph.D. Diceritakan bahwa anak-anak tim olimpiade fisika Indonesia (TOFI), memiliki durasi &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;belajar yang sangat panjang. Enam belas jam dalam satu hari di mulai jam 07.00 hingga jam 23.00. Luar biasa...gumanku. Selama satu tahun persiapan akhirnya mereka berhasil menjadi juara olimpiade fisika Internasional. Nampak haru dan bangga saat mereka tampil di podium. Saya yakin &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;kilatan sinar&lt;/b&gt; berkelebat di bola mata mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Seandainya muridku mau menyempatkan belajar secara khusus dua jam saja sehari, meskipun tidak bisa seperti tim olimpiade fisika. Insya Allah mereka akan lebih siap menghadapi berbagai macam ujian, mulai ulangan harian, ulangan akhir semester, ujian sekolah, bahkan ujian nasional. Banyaknya waktu untuk belajar akan menghasilkan pengetahuan-pengetahuan. Pengetahuan-pengetahuan itu akan mengkonstruksi dan menjelma rasa percaya diri. Percaya diri suatu proses. Seperti dikatakan oleh pepatah Jepang,: “&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;Gunung itu adalah kumpulan debu yang berkumpul”&lt;/b&gt;. Atau seperti yang dikatakan ahli kungfu Bruce Lee,: &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;“Jurus akan sempurna jika dilatih ribuan kali”&lt;/b&gt;. Intinya adalah frekuensi berpotensi melahirkan kesuksesan. Kesuksesan yang akan melahirkan kilatan-kilatan sinar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Jumlah 1500 siswa bukanlah jumlah yang sedikit. Berapa jumlah siswa yang akan melahirkan kilatan sinar. Kilatan sinar yang akan menerangi “&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;Sang Almamater&lt;/b&gt;”. Smoga tidak hanya satu, dua, tiga orang saja.....Smoga suatu hari nanti seluruh siswa memiliki hasrat yang kuat untuk melahirkan Kilatan Sinar di Bhumi SMK NICe yang kita cintai...amin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:right" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 10.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;Cerme, 28 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-7047187775560477456?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/7047187775560477456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/07/ketika-kilatan-sinar-itu-muncul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/7047187775560477456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/7047187775560477456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/07/ketika-kilatan-sinar-itu-muncul.html' title='Ketika Kilatan Sinar itu muncul'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-8556100114213118641</id><published>2011-04-09T17:09:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T13:08:28.248-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-learning'/><title type='text'>Fungsi &amp; Penyelenggaraan e-Learning</title><content type='html'>&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;Fungsi  Pembelajaran Elektronik (e-learning)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(74, 72, 73);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;Menurut Siahaan  (2004), setidaknya ada 3 (tiga) fungsi pembelajaran elektronik terhadap  kegiatan pembelajaran di dalam kelas (classroom instruction) :&lt;br /&gt;1.  Suplemen (tambahan)&lt;br /&gt;Dikatakan berfungsi sebagai suplemen apabila  peserta didik mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan  materi pembelajaran elektronik atau tidak. Dalam hal ini tidak ada  kewajiban/keharusan bagi peserta didik untuk mengakses materi  pembelajaran elektronik. Sekalipun sifatnya opsional, peserta didik yang  memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan&lt;br /&gt;2.  Komplemen (pelengkap)&lt;br /&gt;Dikatakan berfungsi sebagai komplemen apabila  materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi  pembelajaran yang diterima peserta didik di dalam kelas. Sebagai  komplemen berarti materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk  melengkapi materi pengayaan atau remedial. Dikatakan sebagai pengayaan  (enrichment), apabila kepada peserta didik yang dapat dengan cepat  menguasai/ memahami materi pelajaran yang disampaikan pada saat tatap  muka diberi kesempatan untuk mengakses materi pembelajaran elektronik  yang memang secara khusus dikembangkan untuk mereka. Tujuannya agar  semakin memantapkan tingkat penguasaan terhadap materi pelajaran yang  telah diterima di kelas. Dikatakan sebagai program remedial, apabila  peserta didik  yang mengalami kesulitan memahami materi pelajaran pada  saat tatap muka diberikan kesempatan untuk memanfaatkan materi  pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dirancang untuk  mereka. Tujuannya agar peserta didik semakin mudah memahami materi  pelajaran yang disajikan di kelas.&lt;br /&gt;3. Substitusi (pengganti)&lt;br /&gt;Dikatakan  sebagai substitusi apabila e-learning dilakukan sebagai pengganti  kegiatan belajar, misalnya dengan menggunakan model-model kegiatan  pembelajaran. &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; 3 (tiga)  alternatif model yang dapat dipilih, yakni : (1) sepenuhnya secara tatap  muka (konvensional), (2) sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi  melalui internet, atau bahkan (3) sepenuhnya melalui internet. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(74, 72, 73);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;Penyelenggaraan E-Learning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; Pembelajaran elektronik (e-learning) telah dimulai  pada tahun 1970-an. Kegiatan belajar yang bagaimanakah yang dapat  dikatakan sebagai              e-learning? Apakah seseorang yang  menggunakan komputer dalam kegiatan belajarnya dan melakukan akses  berbagai informasi (materi pembelajaran) dari internet dapat dikatakan  telah melakukan e-learning? Ilustrasi berikut merupakan kegiatan  e-learning (dalam Siahaan, 2004) :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; seseorang yang  membawa laptop ke sebuah tempat. Dia melakukan  akses terhadap berbagai  materi program pelatihan yang tersedia. Tidak ada layanan bantuan  belajar dari tutor maupun dukungan layanan belajar bentuk lainnya. Dalam  konteks ini, apakah orang tersebut dapat dikatakan telah melaksanakan  e-learning? Jawabnya adalah TIDAK. Mengapa? Karena yang bersangkutan di  dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukannya tidak memperoleh layanan  bantuan belajar dari tutor maupun layanan bantuan belajar lainnya.  Bagaimana kalau yang bersangkutan mempunyai telepon genggam kemudian  menghubungi seorang tutor? Apakah dalam konteks ini dapat dikatakan  bahwa yang bersangkutan telah melaksanakan e-learning? Jawabnya YA.&lt;br /&gt;Dari  ilustrasi di atas, setidaknya dapat ditarik 3 (tiga) hal penting  sebagai persyaratan kegiatan belajar elektronik (e-learning), yaitu :&lt;br /&gt;a.  kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pemanfaatan jaringan (misalnya  penggunaan internet)&lt;br /&gt;b. tersedianya dukungan layanan belajar yang  dapat dimanfaatkan oleh peserta didik, misalnya CD-Room, atau bahan  cetak, dan&lt;br /&gt;c. tersedianya dukungan layanan tutor yang dapat membantu  peserta didik apabila mengalami kesulitan.&lt;br /&gt;Di samping ketiga  persyaratan tersebut masih dapat ditambahkan persyaratan lainnya,  seperti adanya : (a) lembaga yang menyelenggarakan/ mengelola kegiatan  e-learning, (b) sikap positif dari peserta didik dan pendidik/tenaga  kependidikan terhadap teknologi komputer dan internet,    (c) rancangan  sistem pembelajaran yang dapat dipelajari/diketahui oleh setiap peserta  didik, (d) sistem evaluasi terhadap kemajuan atau perkembangan belajar  peserta didik, dan (e) mekanisme umpan balik yang dikembangkan oleh  lembaga penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; beberapa  pertimbangan untuk menggunakan e-learning dewasa ini, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; a. harga  perangkat komputer semakin lama semakin terjangkau (tidak lagi  diperlakukan sebagai barang mewah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; b. Peningkatan kemampuan perangkat  komputer dalam mengolah data lebih cepat dan kapasitas penyimpanan data  semakin besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; c. Memperluas akses atau jaringan komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; d. Memperpendek  jarah dan mempermudah komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" color: rgb(74, 72, 73);font-family:Verdana;" &gt; e. Mempermudah pencarian atau  penelusuran informasi melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Indah. http://wwwe-learningtp0406.blogspot.com/2008/05/fungsi-dan-penyelenggaraan-e-learning.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-8556100114213118641?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/8556100114213118641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/04/fugsi-penyelenggaraan-e-learning.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/8556100114213118641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/8556100114213118641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/04/fugsi-penyelenggaraan-e-learning.html' title='Fungsi &amp; Penyelenggaraan e-Learning'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-6064758475398318166</id><published>2011-04-09T17:04:00.000-07:00</published><updated>2011-04-09T17:06:54.500-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-learning'/><title type='text'>Kelebihan dan Kelemahan dari E-learning</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  Kelebihan E-Learning&lt;br /&gt;Pembelajaran dengan  menggunakan e-learning mempunyai berbagai kelebihan dibandingkan dengan  pembelajaran secara konvensional. Dengan munculnya e-learning,  memberikan warna baru dalam proses pembelajaran fisika di kelas.  Pengajar dalam hal ini guru Sains (Fisika) banyak menjumpai kesulitan  jika di laboratoriumnya tidak tersedia alat-alat untuk praktikum. Mereka  berangggapan jika tidak ada alat yang tersedia maka praktikum lebih  baik tidak dilaksanakan. Tetapi jika guru menggunakan bantuan  e-learning, dalam internet sudah banyak tersedia animasi interaktif yang  menyediakan fasilitas alat-alat praktikum yang dapat digunakan. Guru  bisa langsung online ke web yang dituju terus men-download program yang  diinginkan. Alat-alat praktikum yang dirasa mahal untuk dibeli ternyata  bisa diganti dengan animasi komputer yang canggih dan sederhana. Program  yang sering digunakan antara lain: Macromedia Flash, Java Applet, dan  lain sebagainya. Selain men-download dari internet, kita juga dapat  menggunakan CD pembelajaran yang sudah banyak beredar.&lt;br /&gt;Kelebihan yang  paling menonjol dari pembelajaran menggunakan komputer dalam hal ini  e-learning adalah kemampuan siswa untuk dapat belajar mandiri. Karena  sifat komputer yang lebih personal/individu, dapat membantu siswa untuk  belajar mandiri dengan atau tanpa bimbingan langsung dari gurunya. Guru  dalam hal ini pembelajaran dengan e-learning, dapat melaksanakan  pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung. Dengan kata lain, dengan  atau tanpa gurupun pembelajaran secara mandiri tetap bisa berlangsung.  Sebagaimana yang diungkapkan oleh beberapa ahli di bawah ini.&lt;br /&gt;Darsono  (2001) menyatakan bahwa prinsip memahami sendiri (belajar mandiri)  sangat penting dalam belajar dan erat kaitannya dengan prinsip  keaktifan. Siswa yang belajar dengan melakukan sendiri (tidak minta  tolong orang lain) akan memberikan hasil belajar yang lebih cepat dalam  pemahaman yang lebih mendalam. Prinsip ini telah dibuktikan oleh John  Dewey dengan “lerning by doing” nya. Lebih lanjut prinsip memahami  sendiri ini diartikan bahwa hendaknya siswa tidak hanya tahu secara  teoritis, tetapi juga secara praktis. Pembelajaran dengan menggunakan  e-learning dapat menumbuhkan sikap belajar mandiri.&lt;br /&gt;Arsyad (2002)  menyatakan bahwa media pembelajaran dengan komputer dapat menampilkan  dengan baik berbagai simulasi, visualisasi, konsep-konsep, dan  multimedia yang dapat diakses user (siswa) sesuai dengan yang diinginkan  sehingga visualisasi yang bersifat abstrak dapat ditampilkan secara  konkrit dan dipahami secara mendalam. Maka dengan menggunakan  e-learning, siswa mendapatkan kemudahan dalam mengatasi pembelajaran  fisika yang banyak menampilkan visualisasi yang bersifat abstrak. Media  pembelajaran ini dapat menampilkan konsep yang bersifat abstrak ke dalam  konsep yang bersifat konkrit sehingga pemahaman siswa lebih mendalam.&lt;br /&gt;Dalam  Jurnal Physics Education, Clinch dan Richards (2002) menyatakan bahwa  dalam penggunaan e-learning dengan program java applet yang didownload  dari internet sangat baik dalam pembelajaran fisika untuk  percobaan/praktikum. Penilitiannya membuktikan bahwa pembelajaran dengan  e-learning program java applet dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam  memvisualisasikan gambar yang bersifat abstrak menjadi konkrit dan  tidak hanya dibayangkan saja. Tampilan program dalam e-learning juga  dapat digunakan untuk memancing siswa berdiskusi tentang materi atau  konsep yang ditampilkan pada layar monitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan E-Learning&lt;br /&gt;Ada  beberapa kelemahan dalam e-learning yang sering menjadi pembicaraan,  antara lain kemungkinan adanya kecurangan, plagiasi, dan pelanggaran hak  cipta. Kuldep Nagi dari Amerika, memberikan ide untuk mengaktifkan  diskusi kelompok secara online dan membatasi kadaluwarsa soal-soal  ujian.&lt;br /&gt;Selain itu, pengajar (guru) juga harus memberikan interaksi  yang responsif dan berkelanjutan untuk mengenal siswa lebih jauh dan  dapat melihat minatnya, memberikan ujian berupa analisa atas suatu kasus  yang berbeda, serta memintanya untuk menjelaskan logika yang menjadi  analisa tersebut.&lt;br /&gt;Emil Marais dan Basie von Solms dari Afrika Selatan  menambahkan perlunya penyediaan alat bantu untuk membatasi akses ilegal  ke dalam proses pembelajaran, baik dengan menggunakan password ataupun  akses dari nomor IP (Internet Protocol) tertentu untuk mengurangi  kecurangan dalam praktik e-learning.&lt;br /&gt;Kelemahan yang paling mendasar  dari e-learning adalah kecurangan, plagiasi, dan pelanggaran hak cipta.  Sesuai data dari Microsoft Corporation, pada tahun 2006 Indonesia  menduduki peringkat ke dua terbesar dalam pembajakan di dunia maya  (internet) pada khususnya dan penggunaan software di PC (Personal  Computer) pada umumnya. Hal tersebut membuktikan bahwa internet dalam  hal ini e-learning masih banyak sekali kekurangannya. Pembelajaran  dengan menggunakan e-learning juga harus membutuhkan jaringan internet  untuk pembelajaran jarak jauh. Padahal tidak semua instansi memiliki  jaringan internet. Program-program dalam e-learning juga membutuhkan  Personal Computer (PC) dengan spesifikasi yang cukup canggih agar  program bisa berjalan dengan baik. Walaupun programer sudah menyediakan  fasilitas password atau pengaman tetapi tangan-tangan jahil masih banyak  yang merusaknya atau membajaknya. Walaupun demikian, e-learning sebagai  suatu inovasi dalam proses pembelajaran sudah memberikan warna baru  cara belajar jarak jauh yang mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://wwwe-learningtp0406.blogspot.com/2008/05/kelebihan-dan-kelemahan-dari-e-learning.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-6064758475398318166?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/6064758475398318166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/04/kelebihan-dan-kelemahan-dari-e-learning.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/6064758475398318166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/6064758475398318166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/04/kelebihan-dan-kelemahan-dari-e-learning.html' title='Kelebihan dan Kelemahan dari E-learning'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-5246849111051659284</id><published>2011-04-07T17:49:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T20:03:02.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Doa</title><content type='html'>Ya Allah..&lt;br /&gt;Ya Rahman...&lt;br /&gt;Ya Rohim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian Nasional semakin dekat..&lt;br /&gt;Perkenankanlah kami 'tuk memohon..&lt;br /&gt;Atas kesehatan lahir &amp;amp; batin murid-murid, bapak/ibu guru, panitia ujian, serta orang tua wali murid..&lt;br /&gt;Juga kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan..&lt;br /&gt;Ya Allah..&lt;br /&gt;Berilah kemantapan &amp;amp; keyakinan murid-murid kami dalam proses pengisian LJK maupun jawaban..&lt;br /&gt;Jika waktunya pengumuman hasil ujian, berilah kekuatan pada kami untuk menerima hasil ujian, baik hasil yang menggembirakan maupun sebaliknya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampunilah kami, atas kekurangan &amp;amp; kesalahan kami jika selama mempersiapkan siswa masih jauh dari harapan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua upaya sudah dijalani.&lt;br /&gt;Kami serahkan semua pada-Mu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gresik, 8 April 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-5246849111051659284?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/5246849111051659284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/04/doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/5246849111051659284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/5246849111051659284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/04/doa.html' title='Doa'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-2139872012501502041</id><published>2011-02-25T03:13:00.000-08:00</published><updated>2011-02-26T03:23:24.523-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rekapitulasi Data Siswa'/><title type='text'>Rekapitulasi Data Siswa</title><content type='html'>Kepada Kepala SMK se Kab Gresik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimohon untuk mengisi Rekapitulasi Data Siswa SMK, untuk perencanaan usulan subsidi dana BOMM Tahun 2011. Mohon dikumpulkan di SMKN 1 Cerme paling lambat tanggal 27 Pebruari 2011, sebab akan kita kumpulkan di Dinas Provinsi tanggal 28 Pebruari 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File dapat di download &lt;a style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.4shared.com/document/vriyoWY7/REKAPITULASI_DATA_SISWA_2010_-.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-2139872012501502041?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/2139872012501502041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/02/rekapitulasi-data-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/2139872012501502041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/2139872012501502041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/02/rekapitulasi-data-siswa.html' title='Rekapitulasi Data Siswa'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-8920363975510098583</id><published>2011-01-03T23:38:00.000-08:00</published><updated>2011-01-03T23:53:57.397-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Nasional'/><title type='text'>UN 2011</title><content type='html'>&lt;a href="http://agsasman3yk.files.wordpress.com/2010/12/149804_1367370203292_1802806168_705810_5565638_n.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1368" title="149804_1367370203292_1802806168_705810_5565638_n" src="http://agsasman3yk.files.wordpress.com/2010/12/149804_1367370203292_1802806168_705810_5565638_n.jpg?w=150&amp;amp;h=112" alt="" height="112" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Akhirnya  desakan atau bahkan tekanan dari banyak fihak meluluhkan juga  pertahanan pemerintah –kementerian pendidikan— terkait dengan  penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) di berbagai jenjang sekolah. Setelah  setiap tahun selalu saja menghadapi persoalan yang sama, tentang  legalitas UN, kecurangan dalam pelaksanaan, anggapan negatif dari  berbagai fihak, tentang UN, bahwa UN memveto semua nilai yang telah  diberikan oleh guru di sekolah, bahwa UN meminimalkan hak satuan  pendidikan untuk melakukan pengujian pendidikan, bahwa UN merusakkan  sistem dan substansi pendidikan karena akhirnya banyak sekolah yang di  waktu-waktu menjelang UN menghilangkan KBM matapelajaran non-UN, dan  seterusnya, kementerian pendidikan akhirnya murumuskan formulasi baru UN  terkait dengan kelulusan peserta didik dari suatu jenjang pendidikan.  UN tidak lagi menjadi satu-satunya penentu. UN tidak lagi mempunyai hak  veto.&lt;span id="more-1366"&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam formula baru itu, UN digabungkan  dengan Nilai Rapot (Laporan Hasil Belajar Siswa) dan Ujian Sekolah  sebagai kriteria lulus-tidaknya seorang peserta didik dari suatu jenjang  pendidikan. Rata-rata dari tiga nilai itu minimal harus 5,5.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pelaksanaan Ujian Nasional 2011 untuk SMA/SMK, ditetapkan tanggal 18 -  21 April 2011. Sedangkan Ujian Ulangan tanggal 25 - 28 April 2011.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mari kita siapkan siswa kita, agar mempersiapkan diri dalam menghadapi UN 2011. (Kangpram)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-8920363975510098583?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/8920363975510098583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/01/un-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/8920363975510098583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/8920363975510098583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2011/01/un-2011.html' title='UN 2011'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-8721215658962434210</id><published>2009-05-20T02:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-20T02:15:57.944-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prakerin'/><title type='text'>Prakerin</title><content type='html'>Prakerin atau lengkapnya Praktek Kerja Industri (PSG) merupakan.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-8721215658962434210?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/8721215658962434210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/05/prakerin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/8721215658962434210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/8721215658962434210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/05/prakerin.html' title='Prakerin'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-958085263960659287</id><published>2009-05-16T14:23:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T00:33:25.285-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Kejuruan'/><title type='text'>16 Philoshopy Pendidikan Kejuruan (Teori Prosser)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;1.PK akan efisien jika disediakan lingkungan belajar yang sesuai dengan (replika) lingkungan di tempat kelak mereka akan bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;2.Latihan kejuruan yang efektif hanya dapat diberikan jika tugas-tugas yang diberikan di dalam latihan memiliki kesamaan operasional dengan peralatan yang sama dan mesin yang sama dengan yang akan dipergunakan di dalam kerjanya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;3.PK akan efektif jika latihan diberikan secara langsung dan spesifik di dalam pemikiran, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;perhatian, minat, dan intelegensi intrinsik dengan kemungkinan pengembagan terbesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;4.PK akan efektif jika sejak latihan sudah dibiasakan dengan  perilaku yang akan ditunjukkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; dalam pekerjaaannya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;5.Pemberian latihan kejuruan yang efektif untuk semua profesi, perdagangan, pekerjaan hanya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; dapat diberikan kepada kelompok terpilih yang memang memerlukan, menginginkan dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; sanggup memanfaatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;6.Latihan PK akan efektif jika pemberian latihan yang berupa pengalaman khusus dapat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; diberikan terwujud dalam kebiasaan-kebiasaan  yang benar dalam melakukan dan berpikir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; secara berulang-ulang hingga diperoleh penguasaan yang tepat guna dipekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;7.Pendidikan kejuruan akan efektif jika pelatihnya cukup berpengalaman dan menerapkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;8.Untuk setiap pekerjaan terdapat kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh individu agar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; bisa menjabat   pekerjaan itu. Jika pelatihan tidak diarahkan mencapai kompetensi minimal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; individu dan masyarakat akan rugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;9.PK harus mengenal kondisi kerja dan harapan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;10.Proses pemantapan yang efektif tentang kebiasaan bagi setiap pelajar akan sangat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; tergantung  dari proporsi sebagaiman latihan memberikan kesempatan untuk mengenal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; pekerjaan yang sesungguhnya, dan bukan hanya tiruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;11.Sumber data yang paling tepat untuk menetapkan materi pelatihan PK tidak ada lain kecuali&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; pengalaman yang erat kaitannya dengan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;12.Untuk setiap jabatan terdapat bagian inti yang sangat penting dan ada bagian lain yang bisa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; cocok dengan pekerjaan lain atau jabatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;13.PK akan dirasakan efisien sebagai penyiapan pelayanan bagi masyarakat untuk kebutuhan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; tertentu pada waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;14.PK akan bermanfaat secara sosial jika hubungan manusiawinya diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;15.Administrasi PK kejuruan akan efisien jika bersifat lentur dibandingkan yang kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;16.Walaupun untuk sesuatu jenis PK telah diupayakan agar biaya per unit itu diperkecil,          &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;namun   jika sudah sampai batas minimal tetapi ternyata hasilnya tidak efektif  sebaiknya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; penyelenggaraan PK dibatalkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Daftar Rujukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Djojonegoro, Wardiman. 1999. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;Pengembangan Sumber Daya Manusia    &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;            Melalui Sekolah &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;                                            Menengah Kejuruan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;. Jakarta: Balai Pustaka. Hal 38-39&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-958085263960659287?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/958085263960659287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/05/16-philoshopy-pendidikan-kejuruan-teori.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/958085263960659287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/958085263960659287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/05/16-philoshopy-pendidikan-kejuruan-teori.html' title='16 Philoshopy Pendidikan Kejuruan (Teori Prosser)'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-1648177476698351519</id><published>2009-04-24T03:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T23:22:40.149-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Kejuruan'/><title type='text'>Tahapan-Tahapan Dalam Mengajar Keterampilan</title><content type='html'>&lt;div    style=";font-family:Verdana,Arial,sans-serif;font-size:10px;color:black;" align="left"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Tulislah tujuan pengajaran dalam bentuk penampilan/perbuatan baik tentang apa yang harus diketahui dan apa yang harus dikerjakan oleh siswa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Jabarkan dengan terinci keterampilan yang diajarkan baik  urutan maupun penampilannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Demonstrasikan keterampilan ini sambil memberikan penjelasan secara lisan untuk memberikan penekanan pada bagian-bagian penampilan yang sulit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Berikan kesempatan pada siswa untuk mempraktekkan keterampilan tersebut segera sesudah demonstrasi sambil memberikan petunjuk. Praktek dapat dilakukan per bagian atau secara keseluruhan dari keterampilan yang baru dipelajari tergantung dari jenis keterampilan yang dipelajari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;5.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Berikan penilaian terhadap kegiatan ini dengan cara memuji penampilan siswa yang sudah baik atau memberikan petunjuk untuk perbaikan dan menjelaskan mengapa terjadi kesalahan/kekurangan dalam penampilan siswa. Penilaian diberikan agar siswa mengetahui tingkat kemajuan yang diperoleh dan termotivasi dengan kemampuan yang telah dicapai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;Siswanto. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:180%;"  &gt;1989&lt;em&gt;.  Kurikulum Pendidikan Teknik.&lt;/em&gt;Jakarta: Departemen Pendidikan dan  Kebudayaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-1648177476698351519?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/1648177476698351519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/04/tahapan-tahapan-dalam-mengajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/1648177476698351519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/1648177476698351519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/04/tahapan-tahapan-dalam-mengajar.html' title='Tahapan-Tahapan Dalam Mengajar Keterampilan'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-5992150519866839644</id><published>2009-04-24T03:52:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T23:24:55.862-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Kejuruan'/><title type='text'>Prinsip Dasar Proses Belajar Mengajar Teknik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip motivasi&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Motivasi adalah dorongan untuk melakukan sesuatu. Dorongan dapat berasal dari dalam diri siswa sendiri (intrinsik) dan dapat juga dari luar siswa (ekstrinsik). Dalam proses belajar mengajar hendaknya guru dapat menimbulkan motivasi atau dorongan untuk belajar baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip latar&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Kegiatan belajar sebaiknya tidak terjadi dalam kekosongan artinya di dalam mempelajari sesuatu yang baru hendaknya ada sesuatu yang berkaitan dengan pengetahuan yang sudah dipunyai siswa sehingga siswa dapat memahaminya dengan lebih mudah dan merupakan satu kesatuan yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip keterarahan kepada titik pusat &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Seluruh keiatan belajar mengajar hendaknya diarahkan pada satu titik pusat untuk itu harus ada satu pola yang dapat mengaitkan bagian yang terpisah dalam satu pelajaran satau satu program. Dengan adanya titik pusat ini maka keluasan dan kedalaman tujuan belajar dapat terarah. Hal ini sesuai dngan salah satu rasional dari kurikulum pendidikan teknik yaitu artikulasi kurikulum yang menyeluruh dimana diharapkan seluruh matapelajaran disusun dalam hubungan yang tepat sehingga tercapai kualitas pengajaran yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip keterpaduan&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Seperti halnya dengan prinsip keterarahan pada titik pusat maka titik keterpaduan merupakan salah satu cara untuk menyatukan atau memadukan satu pokok bahasan dengan pokok bahasan yang lain, satu matapelajaran dengan matapelajaran yang lain sehingga dalam diri siswa dapat terbentuk pengetahuan yang terpadu. Guru hendaknya membantu siswa untuk memadukan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari dan tidak menyerahkan semuanya pada kemampuan siswa sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip pemecahan masalah&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Kemampuan memecahkan masalah merupakan salah satu kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa. Untuk itu proses belajar mengajar yang terjadi di sekolah hendaknya diarahkanuntuk melatih siswa memecahkan masalah. Pemecahan masalah dapat dilatih mulai dari melihat masalah, merumuskan masala, dan berdaya upaya untuk memecahkan masalah. Dalam pendidikan teknik prinsip pemecahan masalah merupakan hal yang sangat penting untuk dikuasai siswa sebab mereka nantinya dalam bekerja akan selalu menghadapi berbagai masalah teknik yang harus mereka pecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip menemukan&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Setiap anak memiliki potensi untuk menemukan dan mengembangkan diri sendiri. Untuk itu hendaknya diberi kesempatan untuk mencari, menemukan dan mengembangkan diri. Kegiatan ini akan menimbulkan gairah, semangat belajar yang lebih tinggi dan belajar bukan menjadi satu kebosanan bagisiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;7. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip belajar sambil bekerja&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Melakukan aktifitas atau bekerja merupakan salah satu bentuk pernyataan diri siswa. Siswa akan memperoleh harga diri, kebanggaan dan kegembiraan kalau diberi kesempatan menyalurkan kemampuan dan melihat hasil kerjanyasendiri. Untuk itu dalam pendidikan teknik hendaknya segala macam kegiatan praktek hendaknya diusahakan menjadi satu dan sesuai dengan prinsip belajar sambil bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div  align="justify" style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;8. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip belajar sambil bermain&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;Kegiatan belajar dapat juga dalam bentuk bermain. Untuk itu perlu diusahakan kegiatan rekreasi yang kreatif dalam bentuk permainan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;9. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip hubungan sosial&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div align="justify"&gt;Hubungan sosial antar siswa juga merupakan salah satu bentuk prinsip belajar yang harus dikembangkan. Dengan hubungan sosial yang terbentuk diantara siswa, mereka dapat menghargai kelebihan dan kekurangan masing-masing dan dapat meningkatkan suasana belajar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div  align="justify" style="font-family:courier new;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;10. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Prinsip perbedaan perorangan&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div face="courier new" align="justify"&gt;Prinsip terakhir adalah bahwa setiap siswa berbeda antara yang satu dengan yang lain untuk itu guru harus peka dan dapat memperlakukan setiap perbedaan dengan baik demi kepentingan siswa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt; &lt;div  align="justify" style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sumber:  Siswanto. &lt;/span&gt;1989&lt;em&gt;. Kurikulum Pendidikan  Teknik.&lt;/em&gt;Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-5992150519866839644?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/5992150519866839644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/04/prinsip-dasar-proses-belajar-mengajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/5992150519866839644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/5992150519866839644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/04/prinsip-dasar-proses-belajar-mengajar.html' title='Prinsip Dasar Proses Belajar Mengajar Teknik'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5826318446569836910.post-2390024165618441424</id><published>2009-04-04T02:58:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T20:03:57.206-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Doa Seorang Ayah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jendral Douglas Mc Arthur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat, untuk menyadari manakala ia lemah.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya sendiri manakala ia takut.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang selalu memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Rendah hati serta jujur dalam kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Bentuklah putraku menjadi manusia kuat dan mengerti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Bahwa mengetahui dan kenal akan dirinya sendiri adalah dasar dari segala ilmu yang benar.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Janganlah putraku dibimbing atas jalan yang mudah dan lemah,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Biarlah Kau bimbing di bawah tempa dan desak kesulitan tantangan hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Bimbinglah putraku supaya tegak berdiri di tengah badai,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Berbelas kasih kepada mereka yang jatuh.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Bentuklah putraku menjadi manusia berhati bening,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Dengan cita meninggi langit.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Seorang putra yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum ia berhasrat memimpin orang lain.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Seorang putra yang menjangkau ke hari depan, tetapi tak melupakan masa lampau.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah segala menjadi miliknya, semoga putraku dilengkapi hati yang ringan untuk menari,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Serta selalu akan bersungguh hati, tapi jangan sekali-kali menganggap dirinya terlalu berkesungguhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Berikanlah kepadanya kerendahan hati,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Kesederhanaan dari keagungan hakiki,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Fikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan dari kekuatan sebenarnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Dan aku, orangtuanya akan berani berbisik:&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Hidup kami tidaklah sia-sia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: Pornomo Hartoprasonto. 1985. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengenal Mutiara-mutiara Bangsa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div    style=";font-family:Verdana,Arial,sans-serif;font-size:10px;color:black;" align="left"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 0, 0);font-family:'Courier New',Courier,monospace;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5826318446569836910-2390024165618441424?l=kangpram.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangpram.blogspot.com/feeds/2390024165618441424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/04/doa-seorang-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/2390024165618441424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5826318446569836910/posts/default/2390024165618441424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangpram.blogspot.com/2009/04/doa-seorang-ayah.html' title='Doa Seorang Ayah'/><author><name>kangpram</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16724554372364414002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Od3JV9daeAs/S4zGGxKB6QI/AAAAAAAAACI/bmDKpb6l_WE/S220/pram+monas.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
